Dalam 1 Bulan, Polres Indramayu Berhasil Ungkap Komplotan Curas Dan Curanmor Antar Provinsi

Tersangka Curas dan Curanmor Antar Provinsi. 
BIDIK EKSPRES -Dalam kurun waktu 1 (satu) bulan jajaran Polres Indramayu telah berhasil membekuk 24 orang tersangka curanmor, dari data yang diterima redaksi para tersangka merupakan pelaku kriminal specialis kendaraan bermotor yang terbagi beberapa golongan yakni, 3 (tiga) orang tersangka (Curas), 8 (delapan) tersangka Curanmor, 13 (sepuluh) tersangka pertolongan jahat atau tadah, selain itu polisi juga berhasil menyita barang bukti sebanyak 86 unit sepeda motor hasil kejahatan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi yang turut hadir dalam acara konferensi pers di halaman Mapolres Indramayu dan didampingi Kapolres Indramayu AKBP M. Yoris M.Y. Marzuki, S.I.K, mengungkapkan, Para pelaku merupakan sindikat Curanmor dan Curas dengan modus operandi menggunakan kunci palsu/Leter T dan begal/pepet, rampas/jambret, kemudian motor hasil kejahatan ditampung oleh para penadah, lalu dirubah nomor rangka dan nomor mesinnya serta disiapkan STNK palsu, setelah itu sepeda motor tersebut dijual ke daerah Kalimantan yang dikirim melalui kapal dari Pelabuhan Marunda Jakarta Utara.

Berdasarkan pantauan awak media bidikekspres.com di lokasi, Polisi menghadirkan 12 ( duabelas) korban Curas / curanmor di momen konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres Indramayu.

"Dari hasil bukti pelaporan korban, serta surat kepemilikan yang sah, kami menyerahkan langsung barang bukti tersebut kepada pemiliknya" Kata Rudy disela-sela konferensi pers. Senin 18 november 2019.

Rudy menambahkan bahwa para tersangka melakukan kejahatan di berbagai kota diantaranya, Wilayah Indramayu, Bekasi, Subang, Purwakarta, Jakarta Utara, dan Sumedang.

Dari data yang diterima redaksi bidikekspres.com, para pelaku melakukan aksinya dengan cara berbagi tugas diantaranya.

a. CURAS :
1). SN, 35 tahun, swasta, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu (Eksekutor) resedivis,
2). JJT, 29 tahun, Swasta, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu (Eksekutor) revedivis,
3). SPY Als CECEK, 29 tahun, Swasta, Desa Kedokan Kec. Kedokanbunder Kab. Indramyu (Eksekutor) Residivist

b. CURANMOR :
1). WSM Als BONENG, 36 tahun, Petani, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indrmayu (Pemetik) resedivis.
2). MHDN Als PUDIN Als ODANG, 40 tahun, swasta, Desa Kendayakan Kec. Terisi Kab. Indramayu (pemetik) resedivis.
3). DRN Als ASAN, 44 tahun, Tani, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu (Pemetik).
4). HRS SN Als CEPONG, 32 tahun, Swasta, Desa Dukuh Tengah Kec. Karangampel Kab. Indramayu (Pemetik)
5. USM Als BIJUL, 41 tahun, Swasta, Desa dan Kec. Karangampel Kab. Indramayu (Pemetik)
6. CSM Als GOPES, 42 Tahun, swasta Desa Tamansari Kec. Lelea Kab. Indramayu.
7). CRM, 41 Tahun, Swasta, Desa Tunggulpayung Kec. Lelea Kab. Indramayu (Pemetik).
8). KRD Als DANA, 32 tahun, swasta, Desa Kampung Cilancar Kec. Cikeusik- Pandeglang Banten (Pemetik).
[ads-post]
c. PENADAH :
1). HRY Als YADI, 40 tahun, Wiraswasta, alamat Ds. Eretan Kulon Kec. Kandanghaur Kab. Indramayu. (menampung lalu merubah nomor rangka dan nomor mesin).
2). ED MLD Als TIGOR, 40 Tahun, swasta, alamat Ds. Bugis Kec. Anjatan Kab. Indramayu (merubah nomor rangka dan nomor mesin).
3). SKR, 42 tahun, Swasta, Desa Pusakaratu Kec. Pusakanegara Kab. Subang (penyedia STNK palsu).
4). RHM HD Als ASEP, 50 tahun, dagang, Pontianak-Kalimantan Barat (menerima sepeda motor hasil kejahatan di Pelabuhan Pontianak Kalimantan.
5). RDN Als ODING, 35 tahun, Tani, Desa Srengseng Kec. Krangkeng Kab. Indramayu.
6). ENDG RHT Als ENDANG, 26 tahun, Wiaswasta, Ds. Cilandak Kec. Anjatan Kab. Indramayu.
7). PRT Als BENGKOK, 33 tahun, Nelayan, alamat desa Eretan Wetan kec. Kandanghaur kab. Indramayu.
8). WRN Als CULUN, 40 tahun, swasta, alamat desa Sukawera Kec.Compreng kab. Subang.
9). ILM BHTR als. JABRIG, umur 27 tahun, pekerjaan swastpa, alamat desa rascadaka dusun rancadaka Rt. 08/09 kec. Pusakanegara kab. Subang.
10). TRM Als JEFRI, 50 tahun, Desa, Jumbleng Kec. Terisi Kab. Indramayu.
11) SYF MM, 28 thn, Swasta Desa Peranti Kec Kandanghaur Kab Indramayu.
12). SDRT, 25 thn, Swasta, Desa Tugu Kec Sliyeg Kab Indramayu.
13) TRY, 36 thn, Swasta, Desa Tugu Kidul Kec Sliyeg kab indramayu.

Sedangkan yang masih DPO yakni 1. DRN (DPO) 2. BN (DPO) 3. AS (DPO)

Selain barang bukti berupa kendaraan bermotor, Polisi juga menyita barang bukti lainnya yaitu berupa Senjata Tajam Jenis Golok/Parang, Pistol mainan (korek api).

1. lembar bukti pengiriman sepeda motor ke Kalimantan.
2). STNK palsu.
3). kunci T berikut anak kunci.
4). handphone Samsung J3 Prime.
5). handphone nokia warna biru.
6). kunci later T.
7). kunci later Y.
8). anak kunci.
9). alat kunci magnet.
10). kunci ring pas.
11). obeng kecil .
12). palu kikir.
13). gunting kecil.
14). obeng kecil).
15). palu kecil.
16). hanplas kecil.
17). paku beton.
18). Obeng.
19). mata bor.
20), 86 (delapanpuluh enam) unit sepeda motor berbagai merk.

"Pelaku melanggar Pasal 365 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 9 (sembilan) tahun penjara, Pasal 363 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 7 (tujuh) tahun penjara
, Pasal 480 KUHP diancam dgn hukuman penjara paling lama 4 tahun, Pasal 481 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 7 (tujuh) tahun penjara - Pasal 480 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun penjara" Tutup Rudy.

Kini para tersangka sudah ditahan di Rutan Polres Indramayu untuk proses Penyidikan selanjutnya.


Pena
By.
Adam P
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Adam P

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi yang turut hadir dalam acara konferensi pers di halaman Mapolres Indramayu dan didampingi Kapolres Indramayu AKBP M. Yoris M

Posting Komentar

[facebook]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget