Diduga CV INS Jaya Langgar Perda K 3

BIDIK EKSPRES -Diduga pembuatan pembangunan pengadaan kontruksi sarana peribadatan yakni pembangunan mushola lokasi di belakang kantor kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang,diduga CV Ins Jaya diduga melanggar K 3 yakni ketertiban,kenyamanan dan keindahan serta dikhwatirkan  oleh  LSM LIRA Jabar Didit mengatakan kepada bidikekspres hasilnya tidak maksimal.

Padahal, Ketua LSM Pemuda LIRA Didit serta awak media beberapa kali kunjungan ke proyek tersebut belum pernah ketemu dengan pelaksana maupun pengawas di lokasi, Jumat (15/11/2019).

Menurut salah satu pekerja yang tidak mau disebut namanya,bahwa pelaksana nya adalah Wawan dari Subang,dia jarang datang ke proyek  begitupun pengawas terlebih pembangunan yang sedang dikerjakan adalah  Mushola dengan ukuran panjang 9 meter lebar 5 meter dan tinggi 3,5 meter,atap menggunakan rangka baja,"ujarnya

Menurut LSM Pemuda LIRA Jabar Didit ,setelah mendengar informasi dari salah satu pekerja,dengan pelaksana dan  pengawas jarang datang dikhwatirkan hasil nya tidak sesuai bestek.

Lanjutnya, diduga Juga tidak ada rencana anggaran biaya (RAB) dan buku tamu,diduga proyek di lokasi serta  sembarang pemasangan papan nama proyek di paku di tembok Aula Kecamatan Patokbeusi.

Jadi,Proyek itu dinilai melanggar Perda K3 (ketertiban,kenyamanan dan keindahan) lingkungan bisa dikenakan sangsi pidana 6 bulan penjara denda 70 juta rupuah.

LSM LIRA meminta Kepada pihak yang berwenang agar memberikan sangsi ke CV Ins Jaya sebagai pelaksana proyek pembangunan mushola dengan nilai kontrak Rp.188.670.000,00,waktu pelaksanaan 90 hari kalender mulai 20 September selesai 18 Desember 2019,nomor kontrak 027/92/lX/UM/19,"pungkasnya.


Pena
By.
Bisri/Winata
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Winata

Posting Komentar

[facebook]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget