Diduga Proyek TPT Di Cikaum Subang Tabrak Undang-undang KIP

BIDIK EKSPRES -Subang- Ketua Pemuda LIRA Jabar Didit beserta Awak media bidik ekspres mendatangi proyek pembangunan TPT (tembok penahan tanah) di dua lokasi yang dilaksanakan oleh CV Mahkota Alam,data yang dihimpun bahwa  pemilik proyek TPT adalah Ebing asal Cikaum Timur Kabupaten Subang.

Jadi,Proyek TPT yang pertama dengan panjang 70meter lebar 40centimeter tinggi 140centimeter lokasi kp Pulo Sari Desa Cikaum barat kecamatan Cikaum,didatangi ,Rabu ( 08/10/2019), Selanjutnya proyek TPT  ke dua  memiliki  panjang 80 meter lebar lebar bawah 40 centimeter lebar atas 30 centimeter tinggi 120 centimeter,lokasi Dusun, Sindangsari Desa Sindangsari ,Kecamatan Cikaum, Kab.Subang, Senin (14/10/2019).

Sementara itu,Hasil konfirmasi LSM LIRA Jabar Beserta awak media di dua lokasi proyek tersebut ,diduga papan nama proyek,gambar proyek,RAB proyek dan buku tamu proyek tidak ada terkesan disembunyikan oleh pelaksana proyek dan luput dari pemeriksaan pengawas PUPR,"tegas Ketua Pemuda LIRA Jabar Didit

Saat Pekerja diwawancarai oleh awak media tentang sumber dana,besarnya anggaran dan lain-lain menjawab pekerja tidak tahu mengenai anggaran proyek TPT"ujarnya
[ads-post]
Media Bidik Ekspres mengkonfirmasi ke Ebing sebagai pelaksana dan menanyakannya tentang papan nama proyek,gambar,RAB (Rencana Anggaran Belanja) serta buku tamu proyek,jawab Ebing  sebagai pemilik CV. Mahkota Alam Jawabannya papan nama sudah  di pasang , tentang gambar/ setplan ,RAB serta buku tamu di pegang pengawas PUPR Subang"ujarnya

Proyek pembangunan pemerintah yang tanpa papan kegiatan proyek,di duga CV Mahkota Alam telah melanggar undang-undang KIP (Keterbukaan Informasi Publik) nomor 14 tahun 2008 pasal 52 Badan publik yang dengan sengaja tidak menyediakan,tidak memberikan,dan/atau tidak menerbitkan,informasi publik yang wajib di umumkan secara serta merta,informasi publik yang wajib tersedia setiap saat,dan/atau  informasi publik yang harus diberikan,atas dasar permintaan undang-undang dengan undang-undang ini,dan mengakibatkan kerugian orang lain dan dikenakan pidana kurungan paling lama satu tahun,dan pidana denda paling banyak Rp.5.000.000,00.
,-.


Pena
By.
Win/Bis
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Win/Bis

Saat Pekerja diwawancarai oleh awak media tentang sumber dana,besarnya anggaran dan lain-

Posting Komentar

[facebook]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget