Oknum PNS Operator UPTD Pendidikan Kecamatan Arahan Di Duga Melakukan Pungli Terhadap Guru Honorer

BIDIK EKSPRES - Diketahui bahwa beberapa bulan yang lalu operator dan guru honor dapat tunjangan dari pemerintah daerah sebesar Rp 1600,000,00 selama 8 bulan, terhitung dalam rata-rata perbulan sebesar Rp 200,000,00. Dan proses pencairannya melalui transper langsung ke masing-masing rekening guru honor.

Dalam wilayah kecamatan Arahan tenaga guru dan operator honorer sebanyak kurang lebih 80 tenaga, namun dari jumlah tersebut yang sudah dapat Surat Perintah Tugas (SPT) dan tunjangan, baru 6o an tenaga.

Pribahasa mengatakan sudah jatuh tirtimpa tangga pula. Dalam hal ini guru honor yang tunjangannya engga seberapa, namun ada dugaan oknum operator UPTD Pendidikan Kecamatan Arahan untuk memintaai pungutaan masing-masing guru honor sebesar Rp 100,000,00.

Inisial (S) salahsatu tenaga honor di Sekolah Dasar pranggong menyampaikan via pesan WA kepada media, bahwa pihaknya merasa di rugikan dengaan adanya pungutan tersebut, oleh pihak Operatot UPTD pendidikan kecamatan arahan bernama Fahrurroji (PNS) pesannya. 25 november 2019.

“yang jelas semua guru dan operator honorer merasa ketakutan karena ada sebuah ancaman, kalau tidak memberi maka kedepan tidak akan di usulkan lagi”
(S) Honorer menambahkan, bahwa pihaknya merasab yakin mayoritas Tenaga honor memberikan upeti ter sebut, karena merasa takut akan ancaman tersebut, Pesannya.
[ads-post]
“padahal di kecamatan lain cuman Rp 25,000,00 itu juga berdasarkan toleransi, sedangkan di wilayah Kecamatan Arahan, ketika pengajuan di mintai bayaran, pas pencairan di minta lagi Rp 100,000,00” pesannya.

Peryataan yang sama juga dari inisial (F) guru honor dari desa Arahan. Pihaknya membenarkan dengan pungutan tersebut sebesar Rp 100,000,00, namun jika adanya sebuah ancaman pihaknya tidak mengetahui, ada kemungkinan dengan cara personal, katanya. Pada media 26 november 2019 di rumahnya, Desa Arahan Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu.

“sudah lama sih, tapi iya kalau engga salah saya di mintai oleh operator UPTD pendidikan Kecamatan Arahan sebesar Rp 100,000,00, tapi saya rasa hal itu sudah biasa, dan dari sebelumnya juga emang seperti itu” terangnya.

Namun dari pihak lain Fahruroji (PNS) Operator UPTD Pendidikan Kecamatan Arahan mengelak akan kejadian tersebut, pihaknya tidak merasa melakukan tindakan tersebut, di kantornya 26 november 2019 UPTD pendidikan Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu.

“saya bersumpah demi allah saya tidak pernah melakukan pungutan yang di tuduhkan tersebut, apa lagi memakai cara ancman-ancaman kaya gitu,  saya bekerja professional, dan masalah pengajuan terkait tunjangan untuk tenaga honorer seperti itu, memang tugas saya dalam bekerja” cetusnya di ruang kerjanya.


Pena
By.
Rohmat
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Rohmat

Dalam wilayah kecamatan Arahan tenaga guru dan operator honorer sebanyak kurang

Posting Komentar

[facebook]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget